Upacara Gabungan Pengadilan Tinggi Kalimantan Barat bersama PTUN Pontianak dan DILMIL Pontianak Dalam Memperingati Hari Pahlawan ke 72 dengan Tema "Perkokoh Persatuan Membangun Negeri"


Pontianak, 10 November 2017. Pada hari ini dimulai jam 08.00 WIB Seluruh jajaran Pengawai di Lingkungan Pengadilan Tinggi Kalimantan Barat bersama PTUN Pontianak, dan DILMIL Pontianak, melaksanakan Upacara Memperingati Hari Pahlawan ke 72 dengan tema "Perkokoh Persatuan Membangun Negeri". Dalam upacara ini, Mayor Chk I. Gede Made Suryawan, SH, MH (Wakil Kepala DILMIL I-05 Pontianak) bertugas selaku Pemimpin Upacara, dan Ketua Pengadilan Tinggi Kalimantan Barat H. Suripto, SH, MH sebagai Pembina Upacara. Upacara ini dilaksanakan dengan mengikuti pedoman yang telah ditetapkan oleh Sekretaris Mahmakah Agung RI.

Dalam Upacara ini, juga dibacakan pesan-pesan mutiara dari Para Pahlawan-Pahlawan pejuang Kemerdekaan kita.

Pesan Pahlawan Nasional Nyi Ageng Serang

"Untuk keamanan dan kesentuasaan jiwa, kita harus mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa, orang yang mendekatkan diri kepada Tuhan tidak akan terperosok hidupnya, dan tidak akan takut menghadapi cobaan hidup, karena Tuhan akan selalu menuntun dan melimpahkan anugerah yang tidak ternilai harganya".

Pesan Pahlawan Nasional Jenderal Sudirman

"Tempat saya yang terbaik adalah di tengah-tengah anak buah. Saya akan meneruskan perjuangan . met of zonder pemerintah, TNI akan berjuang terus".

Pesan Pahlawan Nasional Prof DR. R. Soeharto

"Right of Wrong is my country, lebih-lebih kalau kita tahu, negara kita dalam keadaan bobrok, maka justru saat itu pula kita wajib memperbaikinya".

Pesan Nasional Prof. Moh. Yamin, SH.

"Cita-cita persatuan Indonesia itu bukan omong kosong, tetapi benar-benar didukung oleh kekuatan-kekuatan yang timbul pada akar sejarah bangsa kita sendiri".

Pesan Pahlawan Nasional Supriyadi.

"Kita yang berjuang jangan sekali-kali mengharapkan pangkat, kedudukan ataupun gaji yang tinggi".

Pesan Pahlawan Nasional Teuku Nyak Arif.

"Indonesia merdeka harus menjadi tujuan hidup kita bersama".

Pesan Pahlawan Nasional Abdul Muis.

"Jika orang lain bisa, saya juga bisa, mengapa pemuda-pemuda kita tidak bisa, jika memang mau berjuang".

Pesan Pahlawan Nasional Pangeran Sambernyowo KGPAA Mangkunegoro I.

Rumongso melu handarbeni (merasa ikut memiliki). Wajib melu hangrungkebi (wajib ikut mempertahankan). Mulat sariro hangroso wani (mawas diri dan berani bertanggung jawab).

Pesan Pahlawan Nasional Pattimura

"Pattimura-pattimura tua boleh dihancurkan, tetapi kelak Pattimura-pattimura muda akan bangkit".

Pesan Pahlawan Nasional Silas Papare

"Jangan sanjung aku, tetapi teruskanlah perjunganku".

Bung Tomo

"Jangan memperbanyak lawan, tetapi perbanyaklah kawan". "Selama banteng-banteng Indonesia masih mempunyai darah merah, yang dapat membikin secarik kain putih, merah dan putih, maka selama itu kita tidak akan mau menyerah kepada siapapun juga."

Gubernur Suryo

"Berulang-ulang telah kita katakan, bahwa sikap kita ialah lebih baik hancur dari pada dijajah kembali"

Ir. Soekarno

"Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya. Dan berikan aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia." "Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya." "Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka" "Perjuanganku lebih muda karena mengusir penjajah, tapi perjuangamu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri" "Jangan sekali-kali meninggalkan sejarah"

Moh. Hatta

"Pahlawan yang setia itu berkorban, bukan buat dikenal namanya, tetapi semata-mata untuk membela cita-cita" "Jatuh bangunnya negara ini, sangat tergantung dari bangsa ini sendiri. Makin pudar persatuan dan kepedulian, Indonesia hanyalah sekedar nama dan gambar seuntaian pulau di peta. Jangan mengharapkan bangsa lain respek terhadap bangsa ini, bila kita sendiri gemar memperdaya sesama saudara sebangsa, merusak dan mencuri kekayaan Ibu Pertiwi."

R.A Kartini

"Tahukah engaku semboyanku? Aku maul 2 patah kata yang ringkas itu sudah berapa kali mendukung dan membawa aku melintasi gunung keberatan dan kesusahan. Kata "Aku tidak dapati" melenyapkan rasa berani. Kalimat "Aku maul" membuat kita mudah mendaki puncak gunung".

Dalam amanatnya, Pembina Upacara membacakan Amanat Menteri Sosial RI yang menjelaskan bahwa Hari Pahlawan harus kita peringati dengan penuh ucapan syukur, karena didasarkan pada historis pertempuran hebat 10 November 1945 di Surabaya, yang memperlihatkan kepada Dunia Internasional bahwa segenap Rakyat Indonesia dengan segala unsur ras, agama, suku dan budaya menjadi satu untuk berikrar, bergerak, menyerahkan jiwa dan hidupnya untuk kemerdekaan Indonesia.

Marilah kita melanjutkan perjuangan ini dengan berkarya, bekerja menjadi pahlawan bagi diri sendiri, pahlawan bagi lingkungan, pahlawan bagi masyarakat, dan pahlawan bagi negeri ini. 

SELAMAT HARI PAHLAWAN 10 NOVEMBER 2017. MERDEKA [SPM].

Hubungi Kami

Anda dapat menghubungi kami bagi anda pencari keadilan melalui kontak berikut :

Telp : (0561)732065

Fax : (0561)732065

Email: pengadilantinggipontianak@gmail.com 

Alamat: Jalan Ahmad Yani No.114 Pontianak, Kalimantan Barat

Polling

Bagaimana tanggapan anda terhadap pelayanan yang kami lakukan dalam website ini?
  • Votes: (0%)
  • Votes: (0%)
  • Votes: (0%)
Total Votes:
First Vote:
Last Vote:

Tautan

Statistik Pengunjung

157170
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
272
250
692
154863
6291
12069
157170

Your IP: 54.146.50.80
2017-11-21 15:40
© 2016 Pengadilan Tinggi Kalimantan Barat. Tim Website PT Kalimantan Barat. [SPM]